Showing posts with label Aliran Aquascape. Show all posts
Showing posts with label Aliran Aquascape. Show all posts

Iwagumi : Posisi Batu

Pada Iwagumi, ada 4 jenis batu yang digunakan yaitu : Oyaishi, Fukuishi, Soeishi, dan Suteishi.  

Oyashiadalah batu utama dalam Iwagumi. Batu ini merupakan batu terbesar, serta memiliki karakter dan bentuk yang mencolok. Batu Oyashi atau batu primer harus mempunyai  tinggi sekitar 2/3  dari tinggi akuarium. Hal ini  berdasarkan dari perbandingan rasio mata manusia seperti yang dijelaskan dalam The Golden Ratio

Aquascape: Nature Style

Takashi Amano memperkenalkan Nature Style pada penghobi aquascape di Jepang pada tahun 1980-an. Prinsip untuk membuatnya didasarkan pada konsep Taman Jepang, Wabi Sabi yang meniru kesan natural di alam . Inspirasi biasanya didapatkan dari  melihat gunung, sungai, hutan, padang rumput atau lautan. Berbeda dengan akuarium Dutch Style, penggunaan kayu apung dan batuan memainkan peran penting dalam menciptakan titik fokus dari Nature Style aquascape .

Aquascape : Iwagumi Style

Iwagumi Style pada aquascape adalah bentuk lain dari landscape taman di Jepang, tapi ini bedanya berada di dalam aquarium. Iwagumi menitikberatkan pada aturan tentang penempatan dan posisi batu. Takashi Amano juga telah menggunakan gaya ini di banyak aquascape yang telah di buatnya. Pada Iwagumi, ada 4 jenis batu yang digunakan, Oyaishi, Fukuishi, Soeishi, dan Suteishi. Yang pertama adalah Oyaishi, yang merupakan batu utama yang menciptakan titik fokus, kedua adalah Fukuishi, yang merupakan batu sekunder mirip dengan Oyaishi, Soeishi  merupakan sekelompok batu yang mengelilingi Oyaishi dan Fukuishi, dan terakhir ada Suteishi, yang merupakan batu paling kecil yang akhirnya akan sedikit tertutupi oleh pertumbuhan tanaman.
Iwagumi Style


Dalam sebuah Iwagumi, seseorang harus menggunakan jenis batu yang sama, hal tersebut dilakukan untuk menciptakan kontinuitas dan harmoni dalam aquascape tersebut. Iwagumi tidak membatasi untuk menggunakan jenis batu tertentu, namun ada batu seperti Yamaya, sieryu, ohko, ryuoh yang terlihat pada banyak Iwagumi . Seperti yang Anda tahu, gaya ini mengutmakan pada penempatan batu dan kayu tidak digunakan dalam
Iwagumi, tidak seperti Nature style yang menggunakan kayu untuk menciptakan kesan natural.


 

Aquascape : Dutch Style

Dutch Style Planted Aquarium lebih menggunakan banyak tanaman, sekitar 10 sampai dengan 12 jenis tanaman. Untuk membuatnya terlihat menarik dan indah. Penggunaan tanaman batang (Stem Plant) dalam gaya ini sebaiknya dikelompokkan dengan rapi  dan ditanam daerah belakang (Background) dan daerah tengah (Midground). Pilihan tanaman dengan ukuran yang beragam, warna daun, tekstur, dan tingkat pertumbuhan amat penting saat membuat Dutch Style Planted Aquarium. Sekilas Dutch style terlihat seperti  Nature style namun ciri khas yang mudah dilihat dari gaya ini yaitu, tidak adanya kayu yang di gunakan.
 
Dutch Style
Tanaman juga harus hati-hati diatur sehingga didapatkan kontras warna, ukuran daun dan tekstur antara masing-masing jenis tanaman. Penempatan tanaman juga harus pada ketinggian yang berbeda untuk memberikan efek kedalaman (Prespektif) dan menciptakan focal point. Untuk membuat tampilan aquascape yang subur dengan tanaman batang Anda perlu memangkas tanaman Anda secara berkala dan meberikan nutrisi yang cukup untuk tanaman Anda sama seperti Iwagumi.